
Teori
elektron
Pada keterbatasan indra kita,kita tidapat melihat semua benda benda yang ada,misalnya
kita tidak dapat melihat bentuk bumi kita karena terlalu besar, juga tidak bisa
melihat atom atom yang terdapat pada setip benda karena terlalu kecil,
Untuk mempelajari elektronika lebih dulu harus memiliki dasar-dasar teori
listrik.Kelistrikan merupakan dasar bagi elektronika.Gejala listrik sendiri
telah berusaha dipelajari orang semenjak 2500 tahun yang lalu telah banyak
ilmuwan yang menyelidiki gejala kelistrikan.Akhirnya para ilmuwan yang
mempelajari kelistrikan sepakat menyusun teori yang dapat digunakan untuk
menjelaskan berbagai gejala kelistrikan.Teori tersebut diberi nama teori
elektron.Secara ringkas,teori elektron dirumuskan sebagai berikut:
1. Setiap zat terdiri dari atom-atom.
2. setiap atom terdiri dari inti yang di kelilingi oleh satu atau lebih
elektron-elektron.Atom yang paling sedikit elektron-elektronnya
adalah hidrogen,yaitu satu elektron.kecepatan atom mengelilingi inti atom
kira-kira 2,19x10pangkat 6 meter/detik.Kecepatan ini untuk atom yang berbede
kecepatannya juga berbeda.Kecepatan.Kecepatan tersebut besarnya tergantung dari
besarnya muatan inti dan jarak elektron dari inti. Tapi betapapun besarnya
kecepatan garak elektron tidak ada yang menyamai kecepatan cahaya
,yaitu3x10pangkat 11 meter /detik.
3. Inti atom bermuatan listrik positif dan elektron bermuatan listrik
nagatif.setiap elektron memepunyai muatan yang besarnya 1,6x10 pangkat -19
coulomb.(coulomb disingkat C merupakan satuan muatan listrik).Inti atom terdiri
dari proton,yang bermuatan listrik positif,dan netron yang tidak bermuatan
listrik atau netral.
4. Pada setiap atom yang netral (tidak bermuatan),pada intinya terdapat
muatan positif yang besarnya sama dengan jumlah muatan yang ada pada
elektron-elektron.
5. Karena suatu hal,satu atau lebih elektron-elektron dapat meninggalkan
atomnya.Dengan demikian atom ini kelebihan muatan positif.Atom ini disebut
bermuatn positif.
6. Karena sesuatu hal ,sebuah atom dapat menerima satu atau lebih
elektron-elektron.Muatan negatif atom ini menjadi lebih besar dari muatan
positifnya.Atom ini disebut bermuatan negatif.
7. Dalam zat yang disebut penghantar (konduktor)elektron-elektron pada
atom-atomnya mudah berpindah dari suatu atom ke atom lainnya.Dalam zat yang di
sebut penyekat (isolator) ,elektron-elektron sukar berpindah dari satu atom ke
atom lainnya.Contoh dari penghantar adalah besi,tembaga,dan aluminium. Contoh
dari penyekat adalah karet,gelas dan ebonit.
pada model atom hidrogen inti atom hanya
terdiri dari satu proton. Pada model atom helium (He) intinya memiliki
dua proton dan dua netron. Atom lithium (Li) intinya memiliki tiga
proton dan tiga netron.K alau kita perhatikan dari ketiga model atom tersebut
terdapat kesamaan pada keadaan elektronnya. Kita saksikan jumlah
elektronnya sama dengan jumlah proton. Ini berarti jumlah muatan positif sama
dengan jumlah muatan negatif atau dikatakan atom tersebut netral.
Angka yang menyatakan banyaknya proton dari
suatu atom disebut nomor atom. Jadi nomor atom H adalah 1,nomor atom He adalah
2 dan nomor Atom Li adalah 3.
Nomor atom sering di beri simbol Z.
Jumlah proton dan netron dari suatu atom disebut
nomor masa,dengan simbol A. Jadi nomor massa H adalah satu. Z=4 untuk He dan
Z=6 untuk Li. Dengan mengetahui nomor massa kita dapat menentukan banyaknya
netron,yaitu nomor massa dikurangi nomor atom atau A-Z.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar